Mari Berbagi Pengetahuan

Kamis, 26 April 2018

Tips dan Trik Memilih Kail Pancing Serta Memasang Umpan yang Tepat

Tips dan Trik Memilih Kail Pancing Serta Memasang Umpan yang Tepat

Jika berbicara mengenai aktivitas memancing pasti tidak akan terlepas dari apa saja perlengkapan yang dibutuhkan. Yang paling utama dan tidak kalah penting adalah adanya Kail pancing sebagai alat pelekat umpan. Dipasaran sendiri telah tersedia berbagai macam kail dengan bahan dan ukuran yang berbeda-beda. Bukan hanya itu saja, karena setiap jenis ikan membutuhkan kail yang berbeda jadi Anda harus tepat ketika membelinya. Macam dari kail itu sendiri mulai model single hook, treble hook sampai dengan model garong.

Bentuk dari kail yang berbeda, tentunya harga yang ditawarkan juga berbeda dari mulai ribuan sampai dengan belasan ribu. Nah, bagi Anda yang mempunyai niatan untuk membeli kail dalam waktu dekat perlu adanya pertimbangan beberapa hal terlebih dahulu antara lain:

1. Perhatikan jenis ikan.
Yang pertama adalah menentukan jenis ikan seperti apa yang akan menjadi mangsa Anda, misalnya dari mulai lele, patin, ataupun lain sebagainya. Seperti yang telah dikatakan diatas jika satu ikan mempunyai kebutuhan kail yang berbeda, inilah pentingnya kenapa Anda harus mengetahui varian kail yang ada dipasaran.

2. Menentukan ukuran.
Pertimbangan selanjutnya adalah menentukan ukuran dari ikan dan juga kail tersebut, hal ini harus sesuai. Jika tidak tentunya akan menimbulkan ketidakseimbangan antara kedua, jadi sangat sulit untuk melakukan perlawanan saat ikan mengerang.

3. Bahan kail.
Mengenai bahan pembuatan kail juga perlu dijadikan sebagai pertimbangan, ini juga akan menentukan seberapa kuat kail menahan ikan yang telah masuk dalam perangkat umpan dan kail.

4. Harga.
Seperti yang diketahui bahwa jenis berbeda tentunya harga juga akan berbeda, inilah perlu Anda jadikan pertimbangan. Jangan sampai hanya tergiur dengan harga yang murah tetapi setelah digunakan tidak berkualitas atau kurang kuat.

Diatas merupakan langkah tepat untuk mempertimbangkan hal-hal sebelum membeli kail pancing yang tepat sesuai dengan target. Kemudian, penting juga Anda mengetahui teknik-teknik pemasangan umpan yang tepat seperti apa. Berikut ini akan dibagi mengenai sedikit teknik yang dapat dijadikan sebagai pilihan, yaitu:

1. Drop-shot ring.
Teknik satu ini awalnya digunakan untuk penangkapan ikan bass, tetapi dalam penggunaannya ternyata ampuh juga untuk menangkap ikan spesies lainnya. Teknik penempatan untuk umpan ini sangat dasar, jadi bergerak sempurna dan lurus atau horizontal dalam air. Aplikasi pemasangan teknik satu ini cocok digunakan dalam daerah pemancingan kecil.

2. Carilina rig.
Tidak berbeda jauh dengan jenis sebelumnya tetapi akan lebih menghasilkan penangkapan yang efektif jika digunakan dalam daerah yang tertutup dan sangat rapat dengan tumbuhan air.

3. Rigging a tube.
Dengan menggunakan umpan berbentuk pipa ini sudah dikenal masyarakat sejak lama, kurang lebihnya 25 tahun. Jenis umpan satu ini sangat berguna untuk menangkap beberapa aksi ikan yang berbeda-beda.

4. Wacking ring.
Teknik sederhana dalam pemasangan umpan pancing ini hanya membutuhkan kail dengan umpan yang lembut saja. Jenis satu ini identik dengan tempat pemacingan yang di pinggiran ditumbuhi oleh air dangkal.

Selain dari 4 teknik diatas, sebenarnya masih ada teknik-teknik lainnya lagi yang dapat Anda pilih sesuai dengan keinginan. Hal ini bergantung juga dari jenis kail pancing serta mangsa ikan seperti apa yang akan Anda tangkap. Dengan cara yang tepat tentunya bukan lagi hal yang sulit untuk menangkap ikan, mulai pemilihan kail tepat, pemasangan yang tepat dan teknik memancing yang luar biasa.

Read More

Senin, 23 April 2018

Naiknya Pajak Barang dan Jasa di Singapura Capai 9 Persen

Naiknya Pajak Barang dan Jasa di Singapura Capai 9 Persen

Menteri Keuangan Singapura Heng See Keat mengumumkan kenaikan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satunya adalah rencana menaikkan pajak barang dan jasa atau goods and service tax (GST).

Dalam pengumuman tersebut, GST dinaikkan dari 7 persen menjadi 9 persen pada kisaran tahun 2021 hingga 2025 mendatang. Selain itu, pemerintah Singapura juga secara mengejutkan menaikkan pungutan untuk properti.

Kenaikan pajak tersebut sejalan dengan populasi Singapura yang menua dengan cepat, sehingga pemerintah harus cermat mengelola APBN. Pajak properti residensial naik dari 3 persen menjadi 4 persen, berlaku efektif hari ini, Selasa (20/2/2018).

"Ada kebutuhan untuk memperkuat pijakan fiskal kita. Dalam dekade mendatang, yakni antara tahun 2021 dan 2030, jika kita tidak menghitung lebih awal, maka kita tidak memiliki cukup penerimaan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin banyak," kata Heng dalam pidatonya di hadapan Parlemen seperti dikutip dari Bloomberg.

Dalam pidatonya itu, Heng mengumumkan pula bahwa surplus APBN untuk tahun 2017 diproyeksikan mencapai 9,6 miliar dollar Singapura, lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 1,9 miliar dollar Singapura. Adapun untuk tahun 2018, APBN diperkirakan defisit 0,6 miliar dollar Singapura.

Sementara itu, pajak untuk layanan impor, seperti laman-laman streaming video dan musik daring, akan berlaku mulai tahun 2020. Belanja infrastruktur Singapura dipatok naik menjadi 20 miliar dollar Singapura pada tahun 2018 ini.

Belanja untuk layanan kesehatan dan manfaat pensiun akan naik dalam tahun-tahun mendatang sejalan dengan populasi manula yang jumlahnya kian meningkat. Namun, pada saat yang sama, pemerintah juga berencana membelanjakan anggaran yang tinggi untuk infrastruktur, keamanan, dan pendidikan.

"Pesannya adalah populasi menua. Untuk mewujudkan keinginan pada segmen masyarakat yang beragam, seperti korporasi, maupun individu tua dan muda, anggaran akan kembali diseimbangkan," sebut Irvin Seah, ekonom di DBS Group Holdings Ltd.

Kenaikan GST akan menaikkan penerimaan sebesar hampir 0,7 persen dari produk domestik bruto (PDB) per tahun. Heng menuturkan, waktu untuk menaikkan GST bergantung pada kondisi negara, seberapa banyak pertumbuhan belanja, dan seberapa efektif pajak yang diberlakukan saat ini.

"Kami mengekspektasikan ini bisa dilakukan lebih cepat," ucap Heng.

Singapura mengalami krisis penuaan yang parah. Jumlah populasi berusia 65 tahun ke atas untuk pertama kalinya akan seimbang dengan jumlah populasi berusia 15 tahun ke bawah.

Bank Dunia melaporkan, angka fertilitas perempuan Singapura mencapai 1,2 kelahiran per orang perempuan pada tahun 2015. Angka ini masih separuh dari rata-rata global.
Read More

Senin, 09 April 2018

Jepang dan China Bersaing Sengit Danai Infrastruktur Asia Tenggara

Jepang dan China Bersaing Sengit Danai Infrastruktur Asia Tenggara

Dorongan ekspansi China dalam pendanaan proyek infrastruktur di negara-negara ASEAN (Asia Tenggara), mungkin menjadi perhatian dalam berbagai ulasan di media massa. Namun, survei BMI Research menunjukkan Jepang masih berada di posisi teratas.

Dilansir Bloomberg, Pemerintah Jepang terus mencari target baru untuk menanamkan investasi di sektor infrastruktur di luar negeri.

Filipina dan Vietnam, adalah negara yang dibidik negeri matahari terbit itu. Jepang mendominasi investasi di kedua negara yang kini disebut sebagai negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia itu.

Melihat hal demikian, tentu saja China tidak tinggal diam. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan mendorong pertumbuhan investasi di negara-negara yang sebelumnya telah dikunjungi Presiden Xi Jinping pada daftar negara-negara Belt and Road Initiative.

“Ketika banyak perusahaan serta lembaga pemerintahan Jepang telah menjalin hubungan dengan negara-negara itu, perusahaan-perusahaan China terus mencari celah untuk masuk ke sektor tertentu,” kata seorang analis di BMI Research, Christian Zhang.

Dua negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Asia itu terus bersaing ketat untuk mendapatkan pengaruh di kawasan ASEAN.

Pemerintah Singapura dan Vietnam bahkan dengan sengaja terus membangun bandara, jalan tol, serta angkutan massal cepat untuk menarik investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Proyek infrastruktur pun kian tumbuh seiring dengan meningkatnya mesin pertumbuhan utama di kawasan ini.

Indonesia juga tak mau kalah, menawarkan lebih dari 250 proyek infrastruktru, sementara Filipina berencana menghabiskan 180 miliar dollar AS untuk membangun rel, jalan dan bandara. Adapun Singapura bakal menggandakan sistem angkutan massalnya.

Untuk mengurangi ketegangan anggaran yang dimiliki pemerintah, negara-negara ini membuka kerja sama dengan negara yang lebih kaya dalam sebuah kerja sama.
Dari survei BMI Research diketahui, sejak tahun 2000, total investasi Jepang di sektor infrastruktur mencapai 230 miliar dollar AS atau ekuivalen Rp 3.118 triliun.

Sementara, investasi China mencapai 155 miliar dollar AS (Rp 2.102 triliun. Lebih dari 90 persen proyek memiliki tanggal konstruksi aktual atau direncanakan setelah 2013.

Persaingan pun belum selesai. Keuangan pemerintah dari negara-negara Asia Tenggara, dipastikan tidak akan cukup kuat untuk mendanai semua proyek yang direncanakan. 

Nah, di sini China punya kesempatan luas untuk dapat mengejar ketertinggalan dari Jepang.

Sejumlah kesepakatan yang telah dikerjasamakan Beijing di dalam Belt and Road Initiative dalam dua tahun terakhir, merupakan pertanda baik bagi China.
Read More

© Catatan Digital Fuji, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena