Mari Berbagi Pengetahuan

Selasa, 30 Oktober 2018

Apapun Jenis Usaha Anda, Percayakan pada Blibli – B2B Terpercaya


Apapun Jenis Usaha Anda, Percayakan pada Blibli – B2B Terpercaya

Di jalam milenial seperti sekarang ini, bisnis e-commerce atau bisnis online sudah menjadi bisnis yang sangat umum dilakukan oleh semua pihak, baik dari kalangan bisnis kecil hingga bisnis internasional. Untuk itu, Blibli hadir di depan hadapan Anda sebagai mitra e-commerce B2B Indonesia yang siap melayani segala kebutuhan usaha Anda.

Apa Itu B2B

Mungkin beberapa dari Anda bertanya-tanya apa itu B2B. B2B ini merupakan singkatan dari business-to-business service atau bisa diartikan jual beli yang dilkaukan untuk memenuhi kebutuhan suatu perusahaan, bisa dalam bahan pokok atau produk yang sudah jadi.

Jika dalam membeli produk biasa customer hanya mementingkan kualitas dan kecepatan barang sampai di tempat, maka pembelian dengan B2B ini lebih mementingkan kualitas produk jika digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, keputusan pembelian produk harus berdasarkan persetujuan dari berbagai pohak yang teribat dalam perusahaan tersebut.

Keuntungan

Beragan keuntungan dapat Anda temukan dengan berbelanja produk di Blibli. Sebagai e-commerce B2B Indonesia terkemuka di Indonesia, Blibli menawarkan harga kompetitif  bagi perusahaan Anda.

Di samping itu juga terdapat lebih dari 1,5 juta produk dari merchant serta brand ternama yang siap Anda pilih. Sehingga kualitas setiap produk pun terjamin dengan garansi resmi yang bisa dipertanggungjawabkan di kemudian hari. Apabila produk yang Anda pesan mengalami kendala, customer service kami pun siap membantu mengatasi segala permasalahan yang ada. 

Kemudahan lain yang dapat Anda nikmati adalah proses pembayaran yang simple dan tidak berbelit-belit. Pembayaran bisa dilakukan denga transfer antar Bank, bayar di tempat atau biasa disebut dengan COD serta kemudahan lain seperti pemberian tenggat waktu atau Term of Payment.

Didukung dengan pelayanan logistik yang memadai  ke seluruh wilayah Indonesia menjadikan Blibli mitra bisnis yang sangat cocok untuk usaha Anda yang terdapat di berbagai wilayah. Dengan pelayanan utama menggunakan Blibli Express Service serta logistik partner terpercaya seperti JNE, Pos Indonesia, Grab, SAP, Lion parcel, Si Cepat, NCS dan Go-Send.

Bagi Anda yang merasa kurang puas dengan produk yang Anda beli di Blibli, kami pun menyediakan logistik pengembalian melalui Blibli Express, Alfa Trex, PopBox, Pos Indonesia serta Si Cepat. Dengan begitu Anda tidak perlu khawatir akan mendapatkan produk dengan kualitas rendah atau bahkan palsu.

Selain kemudahan-kemudahan di atas, Blibli juga akan melayani kebutuhan usaha Anda tanpa minimum pesanan. Anda pun bisa memesan dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk dijadikan sebagai sample. Jika Anda puas dengan barang yang dipesan, maka Blibli akan dengan terbuka menerima permintaan pemesanan dalam jumlah banyak hingga menggunakan container.

Metode Pembayaran

Terdapat berbagai macam cara bagi Anda untuk melakukan pembayaran. Dimulai dari jasa Bank seperti Mandiri-cash, BCA klik pay, debit BTN online, e-pay BRI, BNI debit online, CIMB cliks, serta klik BCA. Terdapat juga metode pembayaran lain melalui Home Credit, Indomaret, XL tunai, Pos Indonesia serta akulaku. 

Mitra Resmi

Beragam mitra resmi dari berbagai perusahaan besar di Indonesia pun sudah bergabung bersama Blibli, di antaranya: Djarum, bestle, Oppo, ACC, Wyeth serta perusahaan-perusahaan lain. Dengan bebagai relasi mulai dari Bank, institusi swasta hingga institusi pemerintahan membuktikan bahwa produk dari Blibli berkualitas disertai pelayanan yang memuaskan.

Blibli sebagai e-commerce B2B Indonesia terkemuka di negara berkembang ini siap melayani segala kebutuhan perusahaan Anda. Akomodasi yang perusahaan Anda butuhkan sudah pasti terpenuhi dengan kualitas yang terjamin bagus. Selain itu, ketersediaan barang dengan pilihan dari lebih dari 1,5 juta brand siap untuk Anda pilih.

Read More

Senin, 08 Oktober 2018

Generasi Milenial Memilih Travelling Daripada Beli Rumah, Kamu?

Generasi Milenial Memilih Travelling Daripada Beli Rumah

Generasi milenial usia 25-35 yang bekerja dan bermukim di kawasan Jadebotabek ternyata lebih memilih jalan-jalan ketimbang membeli hunian, entah itu rumah tapak ataupun apartemen.

Hal ini tecermin dari hasil survei terhadap 10 anak muda melalui metode questionaire.

Mereka menjawab 10 pertanyaan menyangkut adanya kemungkinan pembelian hunian rumah tapak atau apartemen dalam waktu dekat.

Survei ini memang tidak merepresentasikan kondisi sesungguhnya preferensi generasi milenial Jadebotabek, namun setidaknya dapat memberikan gambaran betapa membeli hunian bukan perkara prioritas mereka.

Seluruhnya dari 10 responden yang lahir pada rentang 1982 hingga 1992 dengan pendapatan antara Rp 8 juta hingga Rp 35 juta per bulan ini, lebih memilih jalan-jalan ke luar kota dan luar negeri atau belanja leisure daripada membeli hunian.

Alasan yang dikemukakan, hampir seragam. Dengan jalan-jalan, mereka mendapat pengalaman, dan mengoleksi ingatan tentang kebudayaan, tempat-tempat indah, bahasa, makanan, dan pandangan-pandangan hidup yang berbeda.

Anak muda tinggi menjulang berkulit terang ini dengan mantap memilih traveling. 

"Banyak yang didapat, knowledge, cara bagaimana kota-kota dunia bisa maju, bagaimana mereka bisa bekerja sama dengan padu tanpa memandang perbedaan agama dan lain-lainnya. Itu bisa saya pelajari dengan keliling dunia," tuturnya yang pernah singgah ke nyaris seluruh kota-kota penting dunia baik di Eropa, Amerika Serikat, maupun Asia.

Ia sendiri berpenghasilan Rp 8 juta per bulan. Dia sangat menyukai bepergian ke kota-kota dunia dengan penataan mumpuni. Maklum, anak muda berkaca mata ini juga merupakan pemerhati pembangunan perkotaan.

Jawaban senada diberikan I Made Mahendra Budhiastra (24 tahun) yang bekerja di sebuah hotel bintang lima Jakarta bagian server ini memastikan jalan-jalan adalah pilihan utama.

Mahendra ingin mengeksplorasi dunia lebih dalam daripada dipusingkan dengan cicilan rumah dengan suku bunga tinggi.

"Jalan-jalan lebih berharga," kata Mahendra yang memiliki pendapatan sekitar Rp 9 juta-Rp 10 juta per bulan.

Ardhi Soetadi (27 tahun), Jerry Ferdinand Kambey (26 tahun), Denis Kurniawan (30 tahun), Adrianus Satrio Adinugroho (31 tahun), Dewi Kartika Rahmayanti (34 tahun), Herlina Febryan (34 tahun), Aloysius Andre Wahono (26 tahun), dan Wawan Prasetyawan (29 tahun) juga menjawab mantap; jalan-jalan!

Bagi Herlina, jalan-jalan adalah fardhu kifayah. Karena itu, dia akan merelakan diri mengantre selama berjam-jam sejak subuh demi mendapatkan tiket promo di ajang Travel Fair. 
"Jalan-jalan itu kebutuhan spiritual yang bisa menjadi semacam healing buat kita melepas penat setelah berkutat dengan pekerjaan," kata gadis berkaca mata ini.

Walau dengan tiket promo, Herlina tercatat sudah mengunjungi berbagai tempat yang memiliki perbedaan fundamental dengan domisilinya sekarang di Bogor. 

Harga rumah "overpriced"

Meski hunian bukan prioritas, namun mereka tetap berharap dapat membeli rumah atau apartemen sendiri. Kapan mereka akan membeli hunian?

Kecuali Dewi dan Adrianus yang telah memiliki hunian sendiri usai menikah dan telah dikaruniai masing-masing satu anak, kedelapan responden lain lagi-lagi memberikan jawaban serupa yakni, menabung dulu.

"Tunggu sampai tabungan cukup. Memang sih, bisa dicicil, cuma mau siapkan buffer dulu just in case ada apa-apa," kata Denis yang bekerja sebagai Internal Audit Manager perusahaan milik konglomerat Indonesia dan berpendapatan Rp 35 juta per bulan. 

Selain itu, mereka menganggap harga hunian di Jadebotabek terlalu mahal alias overpriced. Tidak sesuai dengan spesifikasi yang didapat. Seperti tidak memiliki akses yang memadai, jauh dari jaringan transportasi, dan kualitas konstruksi seadanya.

Kalaupun ada hunian yang dekat dengan tempat kerja dan berkualitas, harganya selangit. Selebihnya adalah, hunian dengan kualitas ala kadarnya.
Read More

© Catatan Digital Fuji, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena